Welcome To My world

Selasa, 21 Januari 2020


Tutorial Sistem Operasi Tutorial Sistem Operasi MS-DOS MS-DOS


Tutorial Sistem Operasi Tutorial Sistem Operasi MS-DOS MS-DOS
 

I. PENDAHULUAN
 

I.1 Apakah Sistem Operasi ? Sistem Operasi bisa didefinisikan sebagai: 1. Perangkat Lunak yang bertindak sebagai perantara antara pemakai computer(user)dengan
 

perangkat keras(Hardware) Pemakai computer dibagi menjadi: a. Common user :pengguna computer biasa. b. Programmer :Seorang yang membuat aplikasi/program c. Aplikasi(program) :Sesorang yang menjadi operator pengguna program.
 

2. Tujuan dari adanya operating system adalah: a. Menjalankan program-program dari user dan membantu user dalam menggunakan
 

computer. b. Menyediakan sarana sehingga pemakaian computer menjadi mudah (convenient). c. Memenfaatkan perangkat keras computer yang terbatas secara efisien(resource manager).
 

I.2 Komponen  Sistem Komputer 1. Hardware berfungsi menyediakan “basic computing resources”(CPU,memory,I/O devices). 2. Operating  system  berfungsi  mengendalikan/mengkoordinasi  pemakaian  hardware  oleh
 

berbagai aplikasi/program dari users. 3. Applications  Programs  menggunakan system resources  untuk menyelesaikan  masalah
 

komputasi dari users(compilers,database system,video games,business programs). 4. Users(people,machines,other computers).
 

1
 






Nama    : Fernandes Ramadani
Jurusan  : Teknik Komputer
Semester : III

Deni 






Dilihat dari beberapa penjelasan diatas dimanakah posisi DOS itu? DOS menempati posisi sebagai operating system yang menggunakan CUI(Character User Interface). Dalam hal ini DOS yang saat ini telah tergantikan/diperbarui denagan adanya Microsoft Windows versi 9x, 2k, dan sebagainya  yang berbasiskan GUI (Grafical user Interface).
 

2
 



Beberapa Fungsi dari Operating system (DOS) adalah: 1. Mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan computer 2. Mengatur Memori 3. Mengatur proses input dan output data 4. Menegement file 5. Management directory
 

DOS yang akan kita bahas disini adalah MSDOS Versi 6.22. Beberapa Utilitas MSDOS Versi 6.22 sbb: 1. Memiliki fasilitas doublespace untuk mengkompresi disk dan fasilitas drivespace yang ada
 

pada fasilitas doublespace.Digunakan untuk menyimpan informasi untuk file yang dikompres dalam format yang berbeda.
 

2. Fasilitas Scandisk.Utility yang digunakan untuk mendiagnosa dan memperbaiki disk yang rusak baik yang dikompressi atau tidak.Memperbaiki crosslinks dan cluster yang hilang serta memperbaiki kerusakan phisik disk.
 

3. Fasilitas Smartdrive. Digunakan untuk mengamankan data,dengan cara tidak menunjukkan prompt dahulu sebelum data direkam.
 

4. Fasilitas Diskcopy. Berfungsi untuk mengkopi satu disket ke disket lainnya. 5. Microsoft Defragmanter.menata letak file dan directory agar lebih cepat dalam pencarian
 

file.
 

                               Tampilan DOS Versi 6.22
 

3
 



II. Pengolahan File dan Directory
 

Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu: 1. Internal Command
 

Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
 

2. External Command
 

Untuk mempermudah mampelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:
 

A:\>Copy/?
 

Atau
 

A:\>help copy
 

Maka akan mendapatkan hasil pada layar sebagai berikut :
 

Copy
 

Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini adalah sebagai berikut :
 

Copy [file_asal] [file_tujuan]
 

Contoh : A:\>copy a:\tugas c:\latdos
 

Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada  directory tugas di disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
 

4
 



Hasil perintah diatas sbb:
 

Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu berupa file TUGASM~1.doc
 

Contoh lainnya: A:\>copy a:*.* c:\latdos
 

Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos A:\>copy ??g*.* c:\latdos
 

Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.
 

DEL
 

Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum : Del[nama_file]
 

Contoh: C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi doc}
 

Gambar sebelum di delete.
 

Gambar setelah dilakukan perintah del*.doc
 

5
 



Lihat isi directory dengan dir
 

Terlihat bahwa file Tugasm~1.doc sudah tidak ada!
 

DIR
 

Bentuk umumnya : DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)</l)</c(h))
 

Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory. · /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page). · /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide). · /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h
 

(Hidden). · /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
 

o n berdasarkan nama file (alphabet). o e berdasarkan tipe file (extension). o S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar o D berdasarkan tanggal dan waktu o – untuk mengembalikan instruksi.
 

· /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory. · /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris. · /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil. · /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
 

Contoh: C:\>dir
 

Menampilkan file-file dalam root directory
 

6
 



REN
 

Digunakan untuk mengubah (Rename)  nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya: REN <nama_file_lama> <nama_file_baru>
 

Contoh: C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
 

Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc
 

Setelah di rename maka akan menghasilkan berikut ini :
 

7
 



VOL
 

Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk.
 

Contoh: A:\>Vol
 

TYPE
 

Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
 

Contoh: A:\>type surat.txt  {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
 

Maka akan menghasilkan.
 

XCOPY
 

Bentuk Umum: XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
 

Keterangan :
 

8
 



DESTINATION  diisi dengan subdir letak file secara lengkap. /Y :Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file. /-Y :Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file. /A :Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip). /M :Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A
 

 karena Switch /M merubah attribute file asal. /D :date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah
 

dispesifikasikan. /P :digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY. /S :Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya .
 

 Kecuali direktori kosong. /E :Digunakan bersama switch /S yang fungsinya  untuk menyalin suatu direktori
 

 berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong. /V :untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal. /W :Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan   
 

  menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.
 

Contoh: A:\>xcopy a: c: /s/e
 

Untuk menyalin file-file dari A:  ke  C: termasuk termasuk subdirektori kosong.
 

Proses pengkopian sukses sebanyak 40 file yang di copy ke C:
 

9
 



MOVE
 

Perintah ini digunakan untuk memindahkan satu atau beberapa file pada tempat yang kita inginkan.Instruksi Move selain untuk memindahkan file,juga bisa mengganti nama direktori dan nama file yang dipindahkan. Bentuk Umum: MOVE  [drive:] [path] [filename], [drive] [filename[…]] destination
 

Parameter: [drive:]][path]filename : menspesifikasikan lokasi dan  nama dari file-file yang kita pindahkan.
 

Contoh: A:\>MOVE A:\tugas tugasm~1.doc  C:\latdos
 

Artinya memindahkan file command.com ke dalam sub direktori latdos di drive C:
 

Catatan: Instruksi diatas hanya dapat berjalan jika file move.exe ada pada dos anda dan berada di root direktori atau berada didirectori lain dengan catatan direktori tersebut telah diberi path.
 

ATTRIB
 

Bentuk umumnya : ATTRIBUT(+R|-R) (+A|-A) (+S|-S)( +H|-H) ((drive:)(path) filename) (/S)
 

Digunakan untuk mengubah file permission,misalnya membuat file berattribut read only,Hidden dan sebagainya
 

Parameter : (drive:)(path)filename  menentukan letak dan nama dari file yang akan diubah. + :Mengadakan suatu attribute. - :menghilangkan attribute. R :Mengubah attribute file menjadi Read Only.File yang telah diubah menjadi readonly tidak dapat diubah diganti ataupun dihapus. A :mengubah attribute file menjadi Archieve (file yang telah memiliki arsip). S :Mengubah attribute menjadi system. H :mengubah attribute menjadi hidden. /s :memproses file pada direktori maupun seluruh sub direktori.
 

Contoh: C:\>attrib+h+r C:\latdos\*.*
 

Artinya:membuat seluruh file pada subdirektori data manjadi hidden(tersembunyi) dan read only(tidak dapat diubah).
 

10
 



MD|MKDIR (Make directory)
 

Bentuk umum: MD [Nama_direktory]
 

Contoh: C:\>md dos622
 

C:\>md data
 

Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir
 

CD /CHDIR
 

Change directory atau pindah directory. Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
 

Contoh: C:\>cd dos622
 

Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622
 

RD (Remove Directory)
 

Bentuk Umum: RD [nama_sub_directory]
 

Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa menghapus sebuah directory adalah:
 

11
 



· Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.
 

· Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan insstruksi del*.*
 

Kemudian Perintah RD  Bisa digunakan.
 

Kemudian Hapus directory dos622
 

DELTREE
 

Bentuk Umum: DELTREE (/Y)(drive:)path
 

· Drive path menentukan letak dan nama direktori yang akan dihapus. · Switch /y agar perintah deltree tidak menampilkan konfirmasi penghapusan
 

Contoh: a:\>deltree c:\data
 

12
 



III.PERINTAH PADA LAYAR
 

DATE
 

Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.
 

CLS
 

Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.
 

Setelah menggunakan perintah cls maka tampilannya akan menjadi seperti gambar dibawah ini :
 

TIME
 

Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos:
 

PROMPT
 

Bentuk umumnya: PROMPT [prompt_text] [$parameter]
 

13
 



Parameter yang ada: · $g :menempilkan karakter> · $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace). · $n :menampilkan default disk yang digunakan. · $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default. · $q :menampikan karakter “=” · $t :menampilkan jam yang aktif · $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai. · $$ :menampilkan karakter “$”. · $_ :pindah baris (line feed). · $1 :menampilkan karakter <. · $b :menampilkan karakter !. · $d :menampilkan tanggal yang aktif. · $e :berfungsi sebagai tombol ESC.
 

Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk prompt adalah : C:>
 

Contoh penggunaan prompt: Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
 

Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
 

Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT
 

VER
 

Digunakan  untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
 

Contoh: C:\>ver
 

14
 



VERIFY
 

Bentuk Umum: Verify ON/OFF Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan proses freifikasi system.
 

15
 



IV. PENANGANAN DISK
 

CHKDSK
 

Bentuk: CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
 

Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk,menampilkan total memory yang masih tersedia,melihat sitemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan.Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya. Parameter  /F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk. /V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
 

Instruksi CHKDSK hanya akan  mengenal  kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.
 

Gambar CHKDSK
 

DISKCOPY
 

Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X perintah ini bisa digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum: DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)
 

Switches /1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja. /V :menguji file yang telah disalin.
 

16
 




 

Contoh: A:diskcopy A: A:
 

Mengkopy  dari drive sumber A: ke A: A:diskcopy A: B:
 

Mengkopi sumber A: ke B:
 

Note: Instruksi  diskcopy  hanya  dapat  digunakan  pada  floppy  disk.Diskcopy  tidak  bisa digunakan untuk mengkopy dari dank e harddisk.
 

FDISK
 

Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan:
 

· Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive). · Mengatur partisi yang aktif. · Menghapus partisi dan logical drive.
 

Bentuk Umum: FDISK/STATUS/MBR Keterangan : /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistemkomputer kita. /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat
 

  hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
 

Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi backuplah terlebih dahulu
 

Menu Utama FDISK pada DOS 6.22
 

17
 



Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK: 1. Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi DOS
 

atau drive Logical DOS. 2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan. 3. Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau
 

Logical Drive. 4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi tentang
 

partisi.
 

Membuat Partisi DOS atau Logical Drive Hardisk dapat dibuat partisi-partisi yang terdiri dari DOS INTi,partisi perluasan dos,dan partisi bukan DOS.Untuk membuat masing masing partisi dilakukan dengan cara sbb:
 

· Partisi DOS INTI b. Dari menu utama FDISK pilih pilihan [1] lalu tekan enter. Maka akan
 

muncul layer seperti gambar dibawah ini:
 

Kemudian pilih [1] kemudian tekan enter kembali.
 

Pilih [y] dan tekan enter ,fdisk akan mengambil seluruh ruang harddisk.Jika hanya ada satu harddisk maka akan muncul:
 

18
 



Jika anda ingin membuat partisi DOS Inti yang hanya menempati sebagaian dari ruang hard disk maka Ketikkan N,dengan demikian kita bisa membagi hard disk menjadi drive C dan drive D.
 

Jika anda memilih N maka untuk membuat partisi akan ditampilkan layer seperti berikut:
 

Pada Komom create primary DOS Partition sis dengan keinginan anda misalnya setengah dari total harddisk [1000] kemudian tekan Enter
 

19
 



Primary partition telah berhasil dibuat kemudian tekan ESC Untuk kembali ke menu utama Created Partition or Logical Drive kemudian Pilih [1] dan enter stelah itu akan muncul menu seperti gambar dibawah ini dan kemudian pilih [2] disertai Enter.
 

Setelah itu akan ditampilkan layer seperti berikut ini kemudian tekan enter:
 

Logical drive telah berhasil di buat untuk melanjutkan anda tinggal menekan ESC
 

20
 



Logical drive telah di buat dan menempati Menjadi Drive D: Kemudian tekan ESC
 

Kemudian anda akan kembali ke FDISK Option kemudian pilih [2] untuk menset partisi yang aktif  pilih 1 kemudian tekan Enter setelah  muncul tampilan sbb tekan ESC untuk melanjutkan.
 

21
 



Kemudian tekan ESC untuk keluar dari Fdisk
 

FORMAT
 

Bentuk Umum: FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S] FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s] FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
 

/V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11 /Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick). /U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis /F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format. /B :memberikan  cadangan  tempat  untuk  system operasi  seperti  IO.SYS  dan MSDOS.SYS pada disk yang baru di format. /S :menyalin  system  operasi  seperti  file   IO.SYS  dan  MSDOS.SYS  dan Command.Com dari system yang memiliki drive startup. /T:tracks :menentukan jumlah tracks /N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T tetapi tidak dapat digunakan bersam /F. /1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk. /4 :memformat disket 51/4 inch /8 :memformat disket  5 ¼ inch dengan 8sector per track.
 

22
 



Backup :instruksi  ini  disebut  dengan  undocumented  instruction  yang  akan memformat disket yang setelah menanyakan label kemudian akan secara otomatis menuju prompt tanpa adanya Kalimat FORMAT ANOTHER [Y/N]
 

Contoh:  A:\>Format c: /V:Ragilt
 

SCANDISK Bentuk Umum:
 

SCANDISK [drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono] [/nosummary][/fragment][/undo]
 

Keterangan: Drive :berisi drive yang akan dicheck
 

· /AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
 

· /ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
 

· /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan. · /CUSTOM :digunakan  untuk  menjalankan  scandisk  dengan
 

menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini · /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome. · /NOSAVE :digunakan  untuk  menghapus  cluster yang rusak  jika
 

ditemukan tanpa merekam data. · /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full screen
 

untuk setiap kali pengecekan. · /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya. · /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk. · /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
 

Contoh: A:\>scandisk c: Artinya mengecek drive c C:\scandisk /all Artinya mengecek semua drive yang ada.
 

23
 


Konfirmasi untuk melakukan Surface scan
 

Proses Surface scan
 

24
 



proses Surface Scan telah selesai
 

25
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar